Sabtu, November 22, 2014

Sailing Taman Nasional Komodo Part 1; Surga Kecil Pulau Kelor

Sail Trip Komodo yang saya ikuti terbilang worthy! Bayangkan saja hanya dengan harga yang SANGAT MURAH (sudah murah, kami masih sempat-sempatnya menawar pula), kami mendatangi 6 spot oke selama 2D1N plus bermalam diatas kapal di atas perairan Taman Nasional Komodo, Nusa Tenggara Timur. Tempat-tempat tesebut adalah Pulau Kelor, Pulau Rinca, Pulau Komodo, Pink Beach, Manta Rhei Point, dan Pulau Kanawa. Sayang saya tidak mampir ke Pulau Padar dan Gili Laba karena selain lokasinya yang berjauhan, saya hanya mengambil paket 2 hari, bukan 3 hari. 

Akan saya share satu-persatu.

Kapal yang saya naiki adalah milik dari KENCANA Tour and Travel yang didalangi oleh Om Figo. Doi berani menawarkan harga termurah dibanding pesaingnya, apalagi untuk backpacker lokal yang dari tampang-tampangnya butuh sekali pertolongan. 

Om Figo juga sangat baik, sampai menawarkan kami bermalam gratis tis tis dirumahnya mungkin karena kasian lihat kondisi kami-yang-no-money-tapi-nekat-ke-NTT. Kebanyakan para backpacker akan merekomendasikan Om Figo (terbukti dari beberapa tulisan yang saya temukan di google). Bukti lainnya, dua orang teman saya ternyata join dengan Kencana T&T tanpa saya tau sebelumnya.

Kapalnya indehoy. Terdapat dua kamar tidur, dek kapal dengan tiga kursi panjang, dek kapal atas untuk 'ngaso', kamar mandi (bukan air payau), kursi malas, matras, kano, colokan listrik, dan yang paling penting, makanannya endes-endes boook! 
View dari dek atas. Nyantai disini sambil lihat sunset dan sunrise bisa banget sob

Memakan waktu sebentar saja dari Labuan Bajo dengan kapal yahut yang telah disediakan, tibalah kami ke destinasi pertama, Pulau Kelor. Pulau kecil yang tidak berpenghuni ini memiliki satu bukit yang dapat di daki oleh pendatang. Pulau Kelor juga memiliki pantai dengan pasir putih yang hampir membentuk setengah lingkaran yang sangat indah apabila dilihat dari atas bukit Kelor.

First stop
Pepohonan juga tumbuh di pulau ini, namun saat saya datang sedang kemarau
Akan menuju dan mendaki bukit Kelor. In frame: teman saya asik narsis dengan gaya patok ular
Struktur batunya yang tergolong besar dan dirambati oleh rumput-rumput kering
Menuju puncak! Bisa lihat dua teman saya disana?
Ikonnya Kelor nih. Ampuuuun!
Heading back to the beach

Dikarenakan banyak sekali rumput atau ilalang yang mengering, maka pendatang perlu berhati-hati dengan yang namanya api karena dapat menimbulkan kebakaran. Bahkan matahari pun dapat menyulut kobaran api. Maka dari itu bijaklah sebagai penikmat maupun pencinta alam dengan tidak merokok sembarangan, ya!

Spotted lagi bikin video! Akan saya update untuk dipajang di blog ini, soon!

Pendatang juga dapat melakukan aktivitas lainnya seperti snorkeling, lihat-lihat terumbu karang, cari-cari kerang, guling-guling di pasir putihnya yang kinclong, atau mengambil foto gugusan bukit-bukit yang terhempas di depan mata.

Hamparan pasir putih yang muncul di siang hari

So, yang berminat keliling Taman Nasional Komodo, Pulau Kelor sangat direkomendasikan untuk disinggahi.


Love, Melinda!


....continued.

-

Tidak ada komentar: