Kamis, Juli 26, 2012

Pulau Pari

WALLLAAA ALOOHAAAA!
Saya trip lagi nih. Tahun lalu di bulan yang sama saya ke Tidung, sekarang ke Pari, hidup saya terombang-ambing di seputaran Kepualaun Seribu terus, halah. Saya refreshing bersama 13 orang teman kampus. Menurut saya pulau Pari lebih keren daripada pulau Tidung. Soalnya pulau Pari ini punya pantai namanya Pantai Pasir Perawan yang cukup luas dan oke buat nongkrong. Beda sama Tidung yang punya sedikit pantai dan tidak terlalu bagus, bagi saya.

Perjuangan saya disini berat, secara hanya saya yang niat merealisasikan trip ini, tanpa bantuan siapapun. Beda tipis lah seorang Melinda dengan seorang tur travel hahaha. Puji syukur saya dapat contact orang Pari asli namanya Erick. Itu juga nggak sengaja dapat dari sebuah komentar di sebuah thread kaskus. Untung-untungan.

Bang Erick ini punya travel disana, dan satu-satunya travel asli orang Pari. Bisnisnya pun maju. Awal mulanya dia hijrah ke pulau Tidung buat kerja dan ternyata di Tidung lagi hot soal bisnis travel dan akhirnya doi menerapkan bisnis ini ke pulau Pari. Baru sekitar 2 tahun bang Erick sudah bisa memperkerjakan 10 orang (ada seragamnya juga loh), termasuk salah satunya pak Effendy (dimana doi kakak iparnya bang Erick, orang asli Tidung). Cahilah banget saya sampai hapal silsilahnya.


Minggu 08/07/12 - Ready Steady Go!

Pukul 6 am kami berkumpul di pom bensin Muara Angke (as always) sebagai meeting pointnya. Kloter pertama yang datang duluan adalah Denia Squad (Denia, Andika, Ridho, Fiki, dan Teddy). Kloter kedua yang datang Teddy Squad (Riza, Mukti, Antoni, dan Ryan). Kloter ketiga ada Melinda Squad (Melinda, Ila, dan Aldi). Dan yang terakhir yang bangunnya paling siang dan hampir ditinggal, Made Squad! Dia doang sendiri.

Menunggu kekasih hahaha enggak lah, on that boat goes to Pari :)

Setibanya disana, kami diberikan welcome drink yang mana sebelumnya udah gue beli seharga Rp5000,- nyesek. Bang Erick sudah tag homestay kami di depan dermaga. Menurut saya not too bad, walaupun sempat ada cek-cok sedikit entah kepentingan pribadi, egoistical, or whatever it calls, dan terbukti homestay dari bang Erick memang bagus. Sorenya kami sudah disediakan 13 buah sepeda sebagai trasportasinya dan kemudian langsung cabut ke Pantai Pasir Perawan yang oke banget itu.

Pantai Pasir Perawan. Like this!
Bule
An arising island visible from Pasir Perawan beach


Senin 09/07/12 - Sunbathing!
Hari kedua full di laut! Dari snorkling di 2 spot berbeda, free dive sambil foto-foto, berenang dan sebagainya sampai mabok laut. Lalu kami dibawa ke Pulau Tikus dimana bentuknya cuma lingkaran, kecil, tidak berpenghuni, dan yang paling penting pasirnya putih banget. Semacam private island mendadak begitu lah hahaha. Seru dan yang nggak terduga pak Fendy ternyata sudah menyiapkan makan siang ala-ala tikar di pulau itu. Beneran pulau pribadi, nge! Di pulau Tikus kami menghabiskan siang hari dengan nongkrong sambil foto-foto, mainin bintang laut, mainin bulu babi, cari kerang, bikin tulisan-tulisan di pasir biar unyu, dan jalan kaki muterin pulau itu.

Pulau Tikus! Awesome isn't it?

Sorenya saya, Teddy, Denia, Fiki, Andika, Riza, Mukti, dan Ryan main Banana Boat. Teman-teman yang lain nggak ikutan karena pada kecapekan huuuu cupu banget ya. Kloter pertama Riza, Ryan, Andika, dan Fiki cuma dibanting 2x, sisanya kloter dua dibanting 4x hahaha menang banyak dong. Sableng juga sih, kloter 2 ini selalu deh sebelum dibanting malah jatuh sendiri. Di asikin aja tapi memang beneran asik!

Malamnya kami semua ke LIPI (Lembaga Ilmu Penelitian Indonesia) yang sudah diresmikan kalau-kalau ada orang yang ingin meneliti khususnya soal tanaman mangrove, karena Pulau Pari ini terkenal akan mangrove dan LIPInya. Kami pun mencaari sunset tapi belum beruntung. Mobilitas kami didukung oleh sepeda dan kami selalu naik sepeda secara konvoi. Pretty cool :)

Snorkling!
Kloter 1 banana boat
Kloter 2 banana boat
Sepedahan!


Selasa 10/07/12 - Spending of the Rest Time


Kami kira pulangnya pagi, ternyata siang dan masih dapat sarapan lagi! Baik banget travelnya fufufu. Fyi, makanan yang dikasih 6x dan semuanya itu 4 sehat 5 sempurna lengkap sama buahnya. Kecuali susu sih mungkin harga susu disana mahal, ciki saja harganya Rp7000,-! As usual pagi-pagi kami sudah cabut ke pantai Pasir Perawan. Do what we all want to do and so on. Siangnya cabut dan alhamdulillah saya dan teman-teman puas sekali pake banget (apasih). Bye Pari! Memuaskan! :)

Happiness


Much love from me to my college friends,
Melinda Rachman.

-

Tidak ada komentar: