Rabu, Januari 06, 2010

Main-main Sebentar di Bandar Lampung

Well, hello people, I'm back for you and for my lovely blog. Happy holiday! Merry christmas who celebrated, and happy new year! :)

Liburan semester ini saya sekeluarga iseng pergi ke Bandar Lampung! Ini pertama kalinya kaki saya menginjakkan tanah Sumatera, and let's see what they have.


Minggu, 27 Desember 2009.


Pagi-pagi sekali saya berangkat sama adik-adik, nyokap, kak Alfi, Akmil, dan mama Akmil ke Pelabuhan Merak. Lampung kan dekat, naik mobil pun jadi opsi pertama. Siangnya kami sudah di kapal Ferry yang nyebrangnya memakan waktu sekitar 2 jam. Tiba, kami mampir dulu ke rumah Upi, dimana cuma doi saudara kami yang stay di Lampung. Setelahnya, cus ke Sheraton Hotel untuk bermalam.


Senin, 28 Desember 2009.

Paginya kami langsung ke Pantai Mutun. Disana sih nggak ada apa-apanya. Pasirnya juga sedikit. Kami lanjut nyebrang ke Pulau Tangkil dan ternyata keren! Asiknya lagi cuaca saat itu lagi rintik-rintik mendung. Sambil mendung pun kami main Banana Boat dan rasanya kayak lagi syuting video klip hahaha.

Banana-boating di Pulau Tangkil
Selasa, 29 Desember 2009.

Way Kambas! Tempat penangkaran Gajah yang membutuhkan waktu 3 jam perjalanan dari kota Lampung atau jaraknya 110 km dari Bandar Lampung. Sayang waktu saya kesana gajahnya sedikit sekali dan lagi tidak ada pertunjukkan. Dulu tempat ini hits banget loh, tapi namanya sudah pudar yang katanya gara-gara dibuka tempat penangkaran lain namanya Taman Kedaton yang "lebih diurus dan diperhatikan dan lebih banyak fasilitasnya". Sayang ya.

Sekilas tentang Way Kambas, ternyata tempat ini berupa Taman Nasional pertama dan tertua di Indonesia yang dinyatakan pada tahun 1982, berlokasi di Kabupaten Lampung Tengah. Taman Nasional Way Kambas dikenal dengan konservasi gajah karena menjadi tempat latihan dan tempat perlindungan para gajah.

Tempat pemandian gajah. Sumber Travel Kompas
Bayi gajah
Colek dong

Way Kambas juga sebagai habitat Badak Sumatera, Harimau Sumatera, dan hewan lainnya yang bisa lebih lanjut dibaca disini, Way Kambas sebagai tempat flora dan fauna

Saya lagi asik makan tiba-tiba babi hutan ini lewat
Menyaambut sore hari kami enjoy makan durian a.k.a duren, dan tetap ditemani babi hutan yang berkeliaran zz.  

Malamnya kami ke Bukit Randu dimana ada kota di atas bukit. Disana kita bisa lihat pemandangan seluruh kota Lampung dari ketinggian. Hawanya tidak sedingin puncak tapi viewnya keren banget! I can see the whole city of Bandar Lampung.

Restauran di Bukit Randu Hotel


Rabu, 30 Desember 2009.

Hari terakhir. Ke Bambu Kuning karena emak-emak mau belanja kain khas Lampung. Saya beli pajangan Siger mini. Lucu banget. 

Siger, mahkota pengantin Lampung. Saya beli pajangannya yang mini
Selanjutnya ke Kalianda Resort yang keren. Iyalah keren namanya juga resort, tapi kalau resort sudah pasti naturenya akan berkurang. Tapi overall memang keren sih resortnya hahaha (labil).


Selanjutnya kita ke Pantai Bagus, makan siang di saung dan menikmati kelapa muda. Uhuy.

Saw Gunung Krakatau clearly from! Cool.

Melinda R.

-

4 komentar:

arie mengatakan...

heihoooo,iiih ...jadi pengen deh ke lampung .lampung itu dipulau mana ya ?

oia ,nongkrong ke blog gue dong .
salam kenal

Shintung mengatakan...

jadi kangen lampung meeeellll... hahahha. yah enak lo ya nginep di sheraton, gue pernah kesitu nginep di hotel apaan tau (bodoh ya, gue kan punya rumah di situ)

ih kayaknya pas jaman gue muda, pulau2 yg lo datangi belom ngetrend dah hwahahaha. ebuset lo ke pasar bambu kuning? hahah daridulu setiap di ajak ke pasar gue ogah2an.

mellovegood mengatakan...
Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.
melinda rachman mengatakan...

arie : lampung itu provinsi paling bawahnya Pulau Sumatra. Aduh Geografinya gimana sih? Hehehe.

Shintung; iya Ntung, seru banget deh ehehe. Ayolah kesana lagi, deket kan. Tinggal naik Feri (kalau malas naik pesawat)