Sunday, April 07, 2013

Bali, Con Mi Familia

Liburan yang indah untuk memulai tahun 2013, saya ke Bali, a beautiful island which has beauty of culture and tradition. Dari seluruh wilayah di Indonesia saya paling cinta sama Bali. Bukan karena pantainya honestly, tapi tradisi  dan kulturnya yang kental banget plus unik. Saya paling suka sama Tari Kecak dan upacara Ngaben. Bahkan kalau bisa saya tinggal di Ubud, seriously.

Well, perlu diingat trip ke Bali ini DENGAN KELUARGA. Artinya apa? Ada orang tua. Yes, bukan rasis, tapi trip macam ini artinya kami hanya ke tempat-tempat yang sudah terkenal, bukan eksplorasi ke tempat-tempat yang tidak biasa.

Rabu, 23 Januari 2013

Saya berlibur bersama sepupu-sepupu, ibu, dan dua orang tante tersayang, tapi kami datangnya pisah-pisah. Pertama saya dan sang adik, Muti. Setibanya, kami berdua jalan-jalan disekitaran Kuta, nongkrong di Pantai Kuta (yang kebetulan lagi banyak sampahnya), makan di Nasi Pedas Bu Andika yang terkenal itu, dan menghabiskan malam hari di Legian Street Walk.

Saya pun menyempatkan diri melihat Monumen Bom Bali Legian / Monumen Panca Benua / Monumen Lima Benua / Ground Zero yang biasa disebut, untuk mengenang korban bom Bali yang menewaskan 202 orang di tahun 2002. Legian Street Walk selalu ramai dan banyak jalanan yang satu arah, yang buat saya kesasar satu jam hanya untuk balik ke hotel.

Legian Street Walk
The Monument
Found my super favorite brand store at Beachwalk!


Kamis, 24 Januari 2013


Saya harus bangun pagi-pagi buat jemput sepupu si Chiquita di bandara. Setelah ketemu doi, kami sarapan disana, kemudian back to hotel, mandi, dan persiapan hangout. Kami bertiga ke pantai Kuta, again, buat tidur-tiduran aja. Saya ketiduran di pantai, sementara Muti sama Chiquita main di laut.

Tidur dengan sengatan matahari

Siangnya keluarga saya yang lain menyusul dan mereka pun datang. Setelah mereka bersih-bersih, kami langsung makan siang di Ayam Betutu Gilimanuk. Pedesnya nampol!!! Buset!!! Saking pedesnya saya jadi nggak bisa makan. Sudah pedas ditaburi bawang pula, sangat ciri khas Bali :)

Wisata Bali dimulai. First of all, saya ke daerah selatan Bali, dimulai ke patung GWK alias Garuda Wisnu Kencana. Patungnya besar banget padahal belum jadi! Patung ini menggambarkan Dewa Wisnu yang sedang mengendarai burung Garuda dan ada filosofinya sendiri. Patung GWK diwujudkan sebagai simbol perdamaian dunia.

Patung GWK ini baru jadi sedikit yaitu setengah badan dewa Wisnu, kepala burung Garuda, dan tangan dewa Wisnu. Rencananya kalau patung-patung ini disatukan dan sudah jadi akan mencapai 150 meter, dimana bakal lebih besar dan lebih tinggi dibanding patung Liberty yang cuma 120 meter. Kendalanya ada di biaya yang kurang lebih masih membutuhkan 600 miliar supaya patung ini jadi dan menjadi ikonnya Bali. Well, proud of Indonesia dan doakan semoga cepat terealisasikan :)

Dewa Wisnu statue
So big and still go bigger!
Keseluruhan patung kalau sudah jadi. Doakan semoga cepat diselesaikan, amin
Another entertainment

Next stop, Uluwatu. A moment I've been waiting for! Tari Kecak! Indonesia punya nih, juara! Diantara miliaran tarian tradisional Indonesia, saya paling suka sama Tari Kecak. Saking gilanya saya pernah nonton di youtube berulang kali Tari Kecak Barata 1992 yang awesome, tapi lebih jauh awesome kalau lihat langsung berikut ada drama terselip dibalik tarian itu.

Feelin' sooo thankful saya berkesempatan lihat tarian ini. Kenapa saya suka Tari Kecak? Karena unik. Nggak ada musik, semuanya lewat verbal. Kalau Tari Kecak yang sudah modern, beberapa ada yang pakai gamelan. Gamelan Bali itu mistis bok, dan horor aja rasanya. Spesialnya Tari Kecak ini, sudah pasti menceritakan tentang Rama dan Shinta. Saya pun terkagum-kagum melihat Tari Kecak yang dipersembahkan selama 2 jam, dan ya, saya puasss.

The most favorite Indonesian traditional dance ever 

Malamnya kami makan malam di kuliner Krisna, berseberangan dengan pusat belanja oleh-oleh Krisna. Yap, setelah makan lanjut belanja. Maunya si ibu-ibu.


Jumat, 25 Januari 2013

Saatnya daerah utara Bali. First destination, saya ke Danau Beratan Bedugul. Ada Pura ditengah danau, yang sayangnya Pura tersebut tidak boleh dimasuki dan hanya bisa foto-foto disekitaran situ aja. Saya sempat melihat ritual sembahyang masyarakat Bali disana yang viewnya keren banget! Sembahyang aja menghadap ke danau, orang Bali benar-benar love nature dan saya salut sama mereka.

Second gate
View ini bisa dilihat di mata uang Rp 50.000,- warna biru
Masyarakat Bali yang sedang sembahyang, menghadap ke laut. What a lovely scene!

Next stop, Tanah Lot. Saya takjub banget sama tempat sembahyang macem gini, yang rada nyerempet laut. Luckily pas saya datang suasanya belum terlalu sore jadi saya bisa nyebrang ke Pura yang-rada-nyerempet-laut itu, karena kalau sudah maghrib air laut pun pasang dan tidak bisa dilewati pakai kaki telanjang begitu saja.

Selain itu ada juga Pura diatas tebing, yang tebingnya aja udah keren banget kyaaah! Aaaah mau nangis, gimana enggak, itu keren banget dan ciptaan Tuhan benar-benar dahsyat cetar membahana badai bandang. Saat saya ke tebing rasanya gemeteran bombay karena takut tebingnya roboh. Lovable :)

Pura di atas tebing
Be thankful karena bisa dapat kesempatan buat ke Pura yang ada di tengah laut itu, sebelum air laut pasang. Dan kehormatan juga bisa berdoa disitu :)

Maghrib menjelang malam, saya ke Double Six beach hanya untuk relaksasi. Setelahnya lanjut ke Legian street (again) makan malam di Maccaroni Club. Karena capek, sepupu-sepupu saya, nyokap dan ibu Rina (tante) balik ke hotel buat istirahat karena besoknya mau diving.

Saya, Muti, Chiquita, dan tante Muli lanjut ajeb-ajeb di Sky Garden sampai jam 4 pagi dan tenaga saya terforsir sekali. Fun rasanya lihat gelagat-gelatgat bule yang aneh-aneh dimulai dari bule yang out of control sampai ditegur security berkali-kali, bule gendut tidur diatas panggung, bule metal gondrong (yang ganteng banget) cuma ngangguk-ngangguk, dan ada pula cowok Korea yang menghampiri dan mengobrol sebentar dimana doi bilang baru tiga hari di Bali. Well, semoga Bali mengesankan untk semua turis mancanegara :).


Sabtu, 26 Januari 2013

Dive time!!! Yes, exciting. Saya memang penasaran banget sama seni diving dan ini dive perdana saya hahaha. Saya ke Tanjung Benoa dimana pusatnya water sports dan ikut 3 dari 24 macem water sports yang ditawarkan. Banyak banget huhuhuh tapi yang ekstrim yang cuma sedikit. Payah. So far seru banget dan untungnya nggak hujan woooow (soalnya Januari musim hujan). Beruntung saya dapat instruktur yang hot abis macem penjaga pantainya Bondi Australia hahaha.

Jenis-jenis water sports yang ditawarkan. Saya cuma ambil diving, fly fish, dan donut boat. Waktunya nggak cukup :(
First dive!!! Such a drugs

Saya, masih dengan keluarga tersayang, makan sore menjelang malam di Jimbaran beach. Viewnya keren dan memang sudah cukup terkenal. Banyak banget orang Korea bah! 

My the only handsome cousin, Fayed
Dance while enjoy sunset's coming

Malamnya kami jalan-jalan lagi di sekitaran Kuta dan cukup nongkrong di Starbucks Hardrock Cafe Kuta sama bokap dan sepupu, sementara emak-emak sibuk belanja. Pretty fine :)


Minggu, 27 Januari 2013

Hari terakhir di Bali. Kami ke Ubud, sekalian check out hotel, dan lanjut makan siang di Bebek Tepi Sawah yang recommended banget. Ada tarian Bali yang disajikan dimana membuat suasananya semakin sempurna, ditambah view di pinggiran sawah yang sangat memanjakan mata karena asri dan sudah pasti sejuk.

Sorenya kami terbang ke tempat tinggal masing-masing, sepupu-sepupu saya balik ke Makassar, dan saya beserta keluarga balik ke Jakarta.
Terima kasih keluargaku sayang!


Note
  • Di Bali, saya stay di hotel Grand Inna Kuta yang letaknya cukup strategis, depannya Starbucks Hardrock Cafe persis, sebelahnya pintu masuk Pantai Kuta. Kebetulan dapat promo dan asik banget. Hotelnya juga keren :) Untuk informasi bisa search di google.
  • Kami menggunakan jasa (bukan travel) namanya pak Putu.
  • Kamera yang saya gunakan lupa dihilangkan setting tanggalannya, sehingga agak mengganggu.

With love,
Melinda R.
-

Sunday, February 03, 2013

De Ranch, The Cool Place

So saya punya sahabat cewek di kampus cuma 4 orang. Namanya Ila, Denia, Riris, dan Bella. Kami berlima nih belum pernah jalan-jalan SELAYAKNYA CEWEK IMUT ALIAS JALAN CANTIK! Soalnya biasanya pasti ada cowoknya secara mayoritas di tongkrongan saya ini cowok zzz. Nah berhubung kami haus kasih sayang antar wanita maka dari itu kami bikin rencana dadakan yaitu pergi ke Bandung pulang pergi! Wow berani banget nggak tuh? Hahahahah lebay, kami kan cewek strong, macho, dan perkasa jadi pastinya berani.

Mulanya mau pake mobil saya biar gampang buat saya dan Riris pas pulangnya. Tapi nggak dapet izin sama bokap soalnya doi masih takut-takut unyu. Akhirnya pake mobilnya Denia. Yang nyetir Jakarta-Bandung si Denia, muter-muter di Bandung itu saya, dan balik lagi ke Jakarta si Riris.

Ready steady and go!

Destination: 1.
Mampir ke rest area beli sarapan! Actually saya dan Riris sudah sarapan tapi yah namanya juga latahan, ngeliat temen beli pasti sadar nggak sadar ikutan beli. Sekalian isi bensin full tank over load.

Destination: 2.
De Ranch! Letaknya di Lembang which is tempatnya masih sunyi geeelaaa. Yang mengenalkan tempat ini si Riris. Tempatnya keren banget sob, adem, pinus everywhere, kudanya masih dikit, tapi good place buat foto-foto lah. We took a lot of photos there!

 Riding horses! (Ila is too afraid to ride)

Why don't you just jump?

Another stories

Destination: 3.
Saung Punclut. Setelah capek hura-hura di De' Ranch, kami mampir makan siang dengan ganasnya di Punclut. Masih di Lembang juga, jaraknya nggak terlalu jauh hanya 30 menit saja. Menunya bok porsi kuli! Banyak abis. Siksa juga sih buat kami cewek-cewek cinta diet, tapi berhubung kelaperan ya habis juga akhirnya. Tempatnya juga yang paling bagus menurut kami, soalnya saungnya itu rapi, luas, tepat diatas tebing, bisa lihat pemandangan dengan jelas, dan tirainya terbuka sangat lebar. Kebetulan suasana saat itu mau hujan jadi angin lagi kencang-kencangnya dan menganggu acara makan cantik kami, dan akhirnya teriak-teriak karena makanannya ada yang terbang. Kyaaah~

Destination: 4.
Sambil menikmati malamnya Bandung, kami nongkrong di Giggle Box. Actually tempatnya bagus kalau keadaannya lagi terang, apalagi di lantai dua. Tapi sudah keburu malam namun kami tetap fun dan menikmati malam Bandung disitu sambil foto-foto, bercanda, ngobrol, liatin mas-mas yang ganteng, dan lainnya.

Love you Denia Ila Riris and Bella,
Faithfully, Melin :-)

-

Friday, August 03, 2012

My 20

Alhamdulillah masih hidup di umur kepala 2 yang artinya saya sudah bukan anak-anak lagi huhuhu. Inti dari segala doa adalah semoga saya semakin dewasa, semakin bijaksana, dan sukses untuk perkuliahan dan karirnya. Amin.

Well, saya mengajak teman-teman kuliah makan malam di Celcius Rawamangun. Saya berharap sih semuanya datang, sekitar 25 orang itu. Ternyata yang datang cuma 14 orang. Rasanya bete banget. Gimana yah, saya suka banget kebersamaan dan perlu neko-neko yang penting kumpul. 

Saya sangat sangat sangat berterima kasih untuk semua teman-teman yang peduli, care, baik, inget terus sama ogut, dan yang sudah datang ke acara saya. Terima kasih sangat besar khususnya buat Aldi Putra Hutomo cause I thought he is the most caring person on my occasion last night. Doi beliin kue padahal dia bawa motor, doi ramein acara saya, terus ribet sendiri suruh anak-anak berhenti makan hanya untuk foto bareng. Care yang kayak gitu yang sangat saya hargai. Itu baru namanya teman, that's what are friends for. I love you Aldi! 

Sama halnya waktu saya ramein birthday occasionnya Ridho. Rasanya bangga bisa bikin teman senang. Am I that too much care? Typically me :)

Left to right: Abie, Batam, Ila, Ridho, Aldi, Dessy, Luthfan, Riris, Antoni, Emir, Mukti, & Riza 

Thank you ya guys, Love xoxo

-

Sunday, July 29, 2012

Concert: Dev Is Hot


Devin Star Tailes, yang lebih dikenal dengan Dev, adalah seorang penyanyi dan penulis lagu asal Amerika Serikat. Genrenya hip hop indie pop yang rata-rata lagunya nge-beat abis dan enak didengar. Lagunya yang paling hits yaitu Like A G6 featuring The Cataracs, dan Dancing In The Dark. 



Tanggal 14 Juli 2012 GUE NONTON DEV!!!! Asik berat secara gue fans number one dia gitu deh hahaha. Gue nonton konsernya dia karena beneran suka dan rata-rata hafal semua lagunya loh, bukan kayak anak jaman sekarang yang semua konser ditontonin padahal cuma tau satu lagu. I'm such a freak of Dev.

Gue tau info Dev ini dari temen gue, Luki. Taunya lebih dari sebulan sebelum hari H. Gue histeris dan langsung cari tempat pembuatan kaos Dev! Susah banget seriously, dan akhirnya ketemu. Gue pesen, gue cari aksesoris atau outwear tentang Dev, beli rok, dan sebagainya hahaha. Insane. Harga tiketnya tau nggak sih looooooo, cuma $4!!! Nggak-percaya. Kemurahan! Nggak komersil! Ada terms lainnya yaitu beli 5 es krim Cornetto yang bakal ditukar jadi tiket. Ada juga presale-nya yang di jual di Tory Cafe.

Acaranya di Stadion Renang Kridaloka Senayan. Disana seru banget karena temanya Summer Fest gitu, serba pantai. Cocok lah sama gue yang ceritanya abis dari pulau Pari hahaha. Makan es krim gratis tis tis sampai berak-berak. Ada juga banyak spot seperti:

1. Cornetto Mini Stage (aksi musik)
2. Cornetto Bounce (sensasi adrenaline rush)
3. Cornetto Insta-Pics (upload foto biar eksis gila)
4. Cornetto Sing-A-Long (karaokean)
5. Cornetto Landmark (spot buat foto-foto)
6. Cornetto Lounge (buat nongkrong)
7. Cornetto Waterball (jalan di atas air)
8. Cornetto Open Cinema (acara nonton musik bernuansa taman)
9. Cornetto Summer Style (fashion items)
10. Cornetto Twist & Shout (game)
11. Cornetto Stay Surf (game tahan-tahanan surfing)
12. Your Summer Dream Fest Zone (summer party)
13. Cornetto Nail Art
14. Cornetto Body Art
15. Cornetto Fun Face (face painting)

Artis lokalnya ada band sekolah yang menang kompetisi, The Sigit, Pure Saturday, Andien, Maliq & The Essentials, DJ Anton, DJ Hogi, DJ Kana, Project 9, Princess, Sir Dandy, Drew. Endah N Resa, dan Hivi yang menurut saya SEMUANYA HOAM. 

Dev time! Excited!!!!!! Gue sampai manjat pohon biar bisa lihat dia clearly! Lagu yang dia nyanyiin ada:
1. In My Trunk
2. Bass Down Low
3. Booty Bounce
4. Breathe (favourite!!!!!!!!!)
5. Me
6. Top of the World
7. Naked
8. Lightspeed
9. Back Seat
10. Dancing in the Dark 

Puas banget deh, sayang nggak featuring The Cataracs. Semoga berikutnya The Cataracs datang ke Indonesia. Thank you @SiCornettoBoy as the sponsor and @IsmayaLive as the promotor!


Xoxo, Melinda Rachman.

-

Thursday, July 26, 2012

Pulau Pari

WALLLAAA ALOOHAAAA!
Saya trip lagi nih. Tahun lalu di bulan yang sama saya ke Tidung, sekarang ke Pari, hidup saya terombang-ambing di seputaran Kepualaun Seribu terus, halah. Saya refreshing bersama 13 orang teman kampus. Menurut saya pulau Pari lebih keren daripada pulau Tidung. Soalnya pulau Pari ini punya pantai namanya Pantai Pasir Perawan yang cukup luas dan oke buat nongkrong. Beda sama Tidung yang punya sedikit pantai dan tidak terlalu bagus, bagi saya.

Perjuangan saya disini berat, secara hanya saya yang niat merealisasikan trip ini, tanpa bantuan siapapun. Beda tipis lah seorang Melinda dengan seorang tur travel hahaha. Puji syukur saya dapat contact orang Pari asli namanya Erick. Itu juga nggak sengaja dapat dari sebuah komentar di sebuah thread kaskus. Untung-untungan.

Bang Erick ini punya travel disana, dan satu-satunya travel asli orang Pari. Bisnisnya pun maju. Awal mulanya dia hijrah ke pulau Tidung buat kerja dan ternyata di Tidung lagi hot soal bisnis travel dan akhirnya doi menerapkan bisnis ini ke pulau Pari. Baru sekitar 2 tahun bang Erick sudah bisa memperkerjakan 10 orang (ada seragamnya juga loh), termasuk salah satunya pak Effendy (dimana doi kakak iparnya bang Erick, orang asli Tidung). Cahilah banget saya sampai hapal silsilahnya.


Minggu 08/07/12 - Ready Steady Go!

Pukul 6 am kami berkumpul di pom bensin Muara Angke (as always) sebagai meeting pointnya. Kloter pertama yang datang duluan adalah Denia Squad (Denia, Andika, Ridho, Fiki, dan Teddy). Kloter kedua yang datang Teddy Squad (Riza, Mukti, Antoni, dan Ryan). Kloter ketiga ada Melinda Squad (Melinda, Ila, dan Aldi). Dan yang terakhir yang bangunnya paling siang dan hampir ditinggal, Made Squad! Dia doang sendiri.

Menunggu kekasih hahaha enggak lah, on that boat goes to Pari :)

Setibanya disana, kami diberikan welcome drink yang mana sebelumnya udah gue beli seharga Rp5000,- nyesek. Bang Erick sudah tag homestay kami di depan dermaga. Menurut saya not too bad, walaupun sempat ada cek-cok sedikit entah kepentingan pribadi, egoistical, or whatever it calls, dan terbukti homestay dari bang Erick memang bagus. Sorenya kami sudah disediakan 13 buah sepeda sebagai trasportasinya dan kemudian langsung cabut ke Pantai Pasir Perawan yang oke banget itu.

Pantai Pasir Perawan. Like this!
Bule
An arising island visible from Pasir Perawan beach


Senin 09/07/12 - Sunbathing!
Hari kedua full di laut! Dari snorkling di 2 spot berbeda, free dive sambil foto-foto, berenang dan sebagainya sampai mabok laut. Lalu kami dibawa ke Pulau Tikus dimana bentuknya cuma lingkaran, kecil, tidak berpenghuni, dan yang paling penting pasirnya putih banget. Semacam private island mendadak begitu lah hahaha. Seru dan yang nggak terduga pak Fendy ternyata sudah menyiapkan makan siang ala-ala tikar di pulau itu. Beneran pulau pribadi, nge! Di pulau Tikus kami menghabiskan siang hari dengan nongkrong sambil foto-foto, mainin bintang laut, mainin bulu babi, cari kerang, bikin tulisan-tulisan di pasir biar unyu, dan jalan kaki muterin pulau itu.

Pulau Tikus! Awesome isn't it?

Sorenya saya, Teddy, Denia, Fiki, Andika, Riza, Mukti, dan Ryan main Banana Boat. Teman-teman yang lain nggak ikutan karena pada kecapekan huuuu cupu banget ya. Kloter pertama Riza, Ryan, Andika, dan Fiki cuma dibanting 2x, sisanya kloter dua dibanting 4x hahaha menang banyak dong. Sableng juga sih, kloter 2 ini selalu deh sebelum dibanting malah jatuh sendiri. Di asikin aja tapi memang beneran asik!

Malamnya kami semua ke LIPI (Lembaga Ilmu Penelitian Indonesia) yang sudah diresmikan kalau-kalau ada orang yang ingin meneliti khususnya soal tanaman mangrove, karena Pulau Pari ini terkenal akan mangrove dan LIPInya. Kami pun mencaari sunset tapi belum beruntung. Mobilitas kami didukung oleh sepeda dan kami selalu naik sepeda secara konvoi. Pretty cool :)

Snorkling!
Kloter 1 banana boat
Kloter 2 banana boat
Sepedahan!


Selasa 10/07/12 - Spending of the Rest Time


Kami kira pulangnya pagi, ternyata siang dan masih dapat sarapan lagi! Baik banget travelnya fufufu. Fyi, makanan yang dikasih 6x dan semuanya itu 4 sehat 5 sempurna lengkap sama buahnya. Kecuali susu sih mungkin harga susu disana mahal, ciki saja harganya Rp7000,-! As usual pagi-pagi kami sudah cabut ke pantai Pasir Perawan. Do what we all want to do and so on. Siangnya cabut dan alhamdulillah saya dan teman-teman puas sekali pake banget (apasih). Bye Pari! Memuaskan! :)

Happiness


Much love from me to my college friends,
Melinda Rachman.

-

Tuesday, July 24, 2012

Earth Hour 2012; Ini Aksiku, Mana Aksimu? & Koran Jakarta

Earth Hour tahun ini jatuh tanggal 31 Maret 2012 dan 4 bulan sesudahnya saya baru bisa posting. Maafkan. Tahun 2012 ini adalah tahun ke-4 dimana Indonesia berpartisipasi event Earth Hour dengan tema: "Ini Aksiku Mana Aksimu".

Di Jakarta sendiri ada lima ikon yang mematikan lampunya sebagai dukungan kampanye Earth Hour. Yaitu Gedung Balaikota Provinsi DKI Jakarta, Monas dan air mancurnya, air mancur  patung Arjuna Wijaya depan Kementerian Pariwisata dan Perekonomian Kreatif, air mancur Bundaran Hotel Indonesia, dan Patung Pemuda di kawasan Senayan. 

Dukungan juga dilakukan oleh salah satu mal di kawasan Jakarta Barat dengan mengadakan Flash Mob sebagai penyambutan terhadap kampanye Global EARTH HOUR CAMPAIGN 60+. Flash Mob yang dipimpin oleh Irwin Jackson (presiden komunitas Michael Jackson Indonesia) dengan lagu yang berjudul "Earth Song" ini mempunyai tujuan yaitu agar masyarakat menghentikan pengrusakan bumi dan bahwa memperbaiki bumi bukanlah tugas pemerintah, organisasi, atau kelompok tertentu, melainkan kita sendiri. 

Tadinya saya mau join dimana awalnya diinfokan di Bundaran HI. Tapi ternyata berubah jadi ke mal yang jangkauannya jauh dari rumah saya. Jadinya malas deh :)

Artikel lebih lanjut baca disini ya :)

Koran Jakarta, (31/03/12)


Saya yang baru pertama kali masuk koran,
Melinda Rachman.

-

Friday, April 13, 2012

Visit Unilever Body Care Company

Himpunan jurusan saya mengadakan semacam Visiting Company Tour plus seminar, yang kebetulan ke perusahaan multinasional, Unilever. Seru banget lumayan, lumayan modal maksutnya. Acaranya kurang lebih 8 jam sudah termasuk 3 kali makan, map file tools, dan merchandise 9 macam produk Unilever Body Care. Pembicaranya adalah Pak Suhaidiar Sulaiman, alias bokapnya Aldo, teman saya.

Ada satu hal yang menyenangkan, dimana saya menjadi salah satu dari sepuluh mahasiswa beruntung yang diundi. Saya mendapat kesempatan melihat langsung proses produksi di pabrik. Langsung loh langsung tanpa dihalangin kaca! Bisa towel-towel mas-mbak pabriknya pula hahaha. No, kidding.

Kami memakai jas ala-ala pabrik warna putih, pelindung sepatu (sepatu ditutupin semacam kain kasa seperti astronot), masker, dan penutup kepala (rambut nggak boleh keluar sehelai pun). Saya melihat proses produksinya bedak Zwitsal, She Cologne, dan Brylcreem (fyi, produk ini nggak dijual lagi di Indonesia. Sekarang di ekspor ke Inggris). Saya pun menggunakan pengalaman ini sebaik-baiknya yang belum tentu semua orang bisa lihat kegiatan semacam ini hehehe.

We are!
Acara selesai :)
Ini tujuan utama saya, dapt goodie bag gratis!


Pengalaman memperkaya pengetahuanmu,
Melinda Rachman.

-

Tuesday, March 13, 2012

Trip Ciater (2)

Hari Jumat-Sabtu 17-18 Februari 2012, saya bersama anak-anak kampus liburan lagi! Kebetulan kami baru selesai Semester Perbaikan dan ada waktu libur 2 minggu. Kehabisan ide, akhirnya kami memutuskan ke Ciater lagi walaupun di villa yang berbeda dari sebelumnya. Kali ini acara ulang tahunnya Made.

Baliknya siang hari tapi kami jalan-jalan dulu ke Bandung lewat Lembang. Sorenya makan di Dago Atas tapi saya lupa nama tempatnya apa. Terakhir malam hari menuju Bukit Bintang yang menurut saya nggak indah-indah banget hehehe.

Yang ikut ada gue, Riris, Denia, Rusda, Zakky, Abed, Rama, Riza, Zahra, Mukti, Ryan, Putra, Made, Antoni, Ila, Dessy, dan Batam.

Made dan Riris sedang bertengkar imut
Girlsss


Sebentar namun cukup berkesan,
Melinda Rachman.

-