Thursday, February 17, 2011

Akhirnya ke Seaworld juga!

Dari judulnya kayaknya saya norak banget ya. Tapi no no no, saya selalu bilang bahwa, "gue pengen ke Seaworld!". Dari SMA selalu pengen bahkan sebelum UAN, tapi tidak pernah terealisasi karena banyak faktor. Akhirnya, nafsu sudah tidak dapat ditahan lagi, sayanekat pergi sendirian.

Hanya bermodal uang, nekat, dan pengalaman trip sendirian, sampailah keinginan saya pergi ke surga ikan itu. Teman-teman diajakin pada nggak mau, mayoritas bilang, "nggak ah buang-buang duit dan ga penting!". Whoaaa sakit hati! Padahal menurut saya the best romantic place ever! Ya walaupun pengelolaan Seaworld saat ini kurang dan kolamnya jarang dibersihkan.

Dari rumah saya naik angkot 03, bus Metro Mini 47, turun di Rawamangun naik Tranjakarta. Sesampainya di Ancol saya ambil ojek menuju Seaworld (baru berangkat aja udah capek banget!).

Kang ojek yang aku naikin. Harus di upload biar percaya!

Emang dasar saya sudah cantik dan beruntung pula, saya punya teman namanya Icha (cowok) kerja di Seaworld. Senang banget dong pastinya! Masuk gratis, Fish Dip juga gratis! HItung-hitung sekitar hemat Rp110.000,00 lah. Uuuuuh betapa bahagianya.

Disana untung ada Icha. Seharian ditemani sama dia, plus jadi guide gratis. Saya diajak keliling-keliling, dijelasin ini itu, dikasih tau rahasia perusahaan (HA-HA), diajakin Fish Dip (ituloh terapi ikan cere), dan lain-lain. Yuk ah langsung ke TKP gan:

Icha lagi nangkep penyu

I my me mine

Atraksi Barongsai menyambut hari Imlek Ada juga puppetshow, Liong, dan Barong Bali

Icha jadi MC aaaaw! Proud of him!

Snake's spot!

Shark's spot!

Last but not least.. Dugong!! Hahahaha


So much in love with Seaworld,
Melinda Rachman.

-

Sunday, November 14, 2010

Green Festival 2010!!

Halo ;) Waktu tanggal berapa yak lupa, 5-7 November kalau ga salah gue ke GreenFest sama kak Lalla tapi hari Sabtunya saja. Jujur aja selama 3 tahun berturut-turut gue ikut GreenFest (kerajinan), tapi ditahun 2010 ini sepi banget! Pengetahuan yang di share juga sedikit. Agak kecewa sih.

Foto terakhir kayak ibu pejabat negara lagi lihat-lihat haha~

All Photos by @LallaPratami ;) Makasih kak Lalla!

Love, 
Melinda R.

-

Saturday, September 25, 2010

Fall in love with Tana Toraja

Hello, bulan September 2010 ini saya jalan-jalan ke Pulau K, yaitu pulau Sulawesi. Saya hanya berputar-putar di Sulawesi Selatan, yakni Makassar, Pare-Pare, Rappang, Enrekang, dan Toraja. Saya juga sempat mampir ke Sulawesi Tenggara (Kendari) karena ada tante tersayang menikah disana.

Overall, yang benar-benar bikin terpesona adalah Toraja. Kalian tau kan Toraja? Yang nggak tau kebangetan. Kalau kalian ke Taman Mini dan lihat rumah adatnya Sulawesi Selatan, itu kepunyaan Toraja. Rumah adat itu disebut Tongkonan. Saya akan bercerita sedikit, pada poin-poin utama.

Saya dan keluarga Bugis saya yang doyan berpetualang, ke Toraja dengan perjalanan darat sekitar 8 jam dari Makassar. Jalannya naik turun dan belok-belok, semakin lama semakin naik karena Toraja berada di dataran pegunungan.

Tempat menyimpan lumbung padi
Di seberang lubung padi ini ada Tongkonan (rumah adat Toraja) yang berderetan dan besar sekali! Sebenarnya kita hitungannya sewa dan harga permalamnya mahal banget! Tapi karena yang punya Tongkonan ini adalah mahasiswinya om saya, jadi dikasih cuma-cuma deh :). Padahal rumah ini hanya terbuat dari kayu, nggak ada tv, nggak ada kamar mandi, cuma ada listrik, tapi kenapa mahal? Itulah adat. 

Tongkonannya sendiri (katanya yah) bisa mencapai Miliaran rupiah. Dan memang sudah berdiri (katanya lagi yah) 300 tahun tanpa renovasi besar. Tongkonan ini besar, hebat, tanpa paku sama sekali, dan hanya menggunakan sistim pasak. Bayangin sama gedung bertingkat yang menggunakan teknologi sangat canggih, tapi bisa rapuh juga karena gempa. Dibandingkan dengan rumah jaman dulu yang sangat kokoh tanpa paku sekalipun. Awesome!

Ini dia Tongkonan yang saya tinggali
Berbicara tentang masyarakat Toraja itu unik. Keren. Saya akan beritahu sedikit informasi yang saya dapat dari sang om seorang arkeolog yang sangat mencintai Toraja itu, dengan sedikit kesotoyan saya:

  • Masyarakat Toraja mengubur mayat mereka bukan dibawah tanah, tapi diatas bukit. Alasannya semakin tinggi tempat kubur mereka, maka akan semakin tinggi pula derajatnya. Itupun harus mengikuti serangkaian upacara kematian dahulu minimal 7 hari dengan step-step yang berlaku. 
  • Saat upacara kematian terdapat tradisi menggorok leher kerbau, dan tanduknya dipajang didepan Tongkonan (rumah) mereka. 
  • Jumlah kerbau yang 'di sembelih' minimal kira-kira 26 ekor kerbau untuk para bangsawan. 
  • Satu ekor kerbau mencapai ratusan juta rupiah. Baru satu ekor loh! 
  • Terdapat kerbau dengan ciri khas tertentu yang disebut "Tedongbonga", dengan kulit berwarna putih/pink, yang diyakini membawa keberuntungan. Harganya bisa mencapai 200an juta rupiah. 
  • Adapun masyarakat Toraja yang jika belum sanggup untuk membuat upacara dikarenakan keterbatasan biaya, mayat dari keluarga mereka disimpan dirumah sampai uang mereka terkumpul untuk upacara pemakaman itu. 
  • Di Toraja yang namanya tengkorak tergeletak sudah sangat biasa.
  • Masyarakat Toraja mengukir tebing-tebing berupa kamar-kamar kecil untuk menyimpan mayat. Bikinnya manual, tanpa mesin apapun. Bayangin bisa setahun lamanya untuk jadi satu ruangan kecil itu. 
  • Masyarakat Toraja sebagian besar sarjana dan sangat giat. Terbukti dosen Teori Ekonomi Makro saya, Ubaldus Upa, lulusan dari Boston University.
  • Masyarakat Toraja sangat menjaga tradisinya yang kaya dan unik.
  • Masyarakat Toraja hidup sederhana, tapi sebenarnya mereka tajir banget 
  • Aku cinta Toraja.

Itu baru beberapa fakta yang bagi saya sangat unusual dan mengagetkan, dan masih ada banyak fakta yang bikin terpesona. Disana, kebanyakan saya ke goa-goa, kuburan gantung, kuburan pohon, dan lainnya.Mistik, seram, unik, kagum, nggak percaya, semua jadi satu. Berkali-kali saya bergumam "Sumpah keren abis!", sambil jepret sana-sini.

Kuburan seorang profesor
Kuburan pohon, didalam pohon itu isinya mayat bayi

Itulah secarik dua carik hal yang bisa saya share dan saya hanya bisa bilang bahwa AKU CINTA TORAJA!! Bagi yang lagi ngetrip di Sulawesi Selatan nggak ada salahnya cicip-cicip kaki di Tana Toraja!



Dukung Toraja masuk sebagai The World Heritage ya! Saat ini sedang pengajuan proposal, dan mudah-mudahan dunia mengenal budaya Indonesia dengan keanekaragaman yang dimiliki dan juga pemerintah tidak bodoh terus dengan membiarkan aset kita, sehingga tidak dicuri lagi sama negara lain :)

Ohiya, sebenarnya saya datangi semua spot-spot pemakaman dan goa, tapi dokumentasi foto saya hilang, hiks. 


Love Toraja,
Melinda R.

-

Monday, August 23, 2010

My 18

Hoho, aku ulang tahun tanggal 2 kemarin yang ke delapanbelas. Rasanya masih cute dan rasanya cepat tua. 18 tahun masih aja dilempar-lempar kecap, telur, dan terigu. Dasar norak but it was fun ;)


Kejadiannya sama sekali nggak terduga. Secara umur 18 tahun gitu, apa spesialnya. Jadi seharian penuh gue dirumahnya Audita, ngerjain tugas ospek bareng anak-anak yang lain. Pas pulang baru deh ada surprise dan dengan sadisnya anak-anak itu mendobrak pintu kamar, "Happy Birthday to yooou...." lagu terputus dan gue langsung di bully. Krik krik.

Yang paling bikin kaget, waktu sehari sebelum H, gue cuma iseng bilang pengen kue mawar yang nggak sengaja pula nemu di google. Eh taunya beneran dibawain kue bentuk mawar haha. Big thanks to Afrian Mahardika :)

Capek banget dan masuk angin, bye!

Terima kasih buat long last highschool friends ever yang selalu care,
Melinda R.

-

Wednesday, January 06, 2010

Main-main Sebentar di Bandar Lampung

Well, hello people, I'm back for you and for my lovely blog. Happy holiday! Merry christmas who celebrated, and happy new year! :)

Liburan semester ini saya sekeluarga iseng pergi ke Bandar Lampung! Ini pertama kalinya kaki saya menginjakkan tanah Sumatera, and let's see what they have.


Minggu, 27 Desember 2009.


Pagi-pagi sekali saya berangkat sama adik-adik, nyokap, kak Alfi, Akmil, dan mama Akmil ke Pelabuhan Merak. Lampung kan dekat, naik mobil pun jadi opsi pertama. Siangnya kami sudah di kapal Ferry yang nyebrangnya memakan waktu sekitar 2 jam. Tiba, kami mampir dulu ke rumah Upi, dimana cuma doi saudara kami yang stay di Lampung. Setelahnya, cus ke Sheraton Hotel untuk bermalam.


Senin, 28 Desember 2009.

Paginya kami langsung ke Pantai Mutun. Disana sih nggak ada apa-apanya. Pasirnya juga sedikit. Kami lanjut nyebrang ke Pulau Tangkil dan ternyata keren! Asiknya lagi cuaca saat itu lagi rintik-rintik mendung. Sambil mendung pun kami main Banana Boat dan rasanya kayak lagi syuting video klip hahaha.

Banana-boating di Pulau Tangkil
Selasa, 29 Desember 2009.

Way Kambas! Tempat penangkaran Gajah yang membutuhkan waktu 3 jam perjalanan dari kota Lampung atau jaraknya 110 km dari Bandar Lampung. Sayang waktu saya kesana gajahnya sedikit sekali dan lagi tidak ada pertunjukkan. Dulu tempat ini hits banget loh, tapi namanya sudah pudar yang katanya gara-gara dibuka tempat penangkaran lain namanya Taman Kedaton yang "lebih diurus dan diperhatikan dan lebih banyak fasilitasnya". Sayang ya.

Sekilas tentang Way Kambas, ternyata tempat ini berupa Taman Nasional pertama dan tertua di Indonesia yang dinyatakan pada tahun 1982, berlokasi di Kabupaten Lampung Tengah. Taman Nasional Way Kambas dikenal dengan konservasi gajah karena menjadi tempat latihan dan tempat perlindungan para gajah.

Tempat pemandian gajah. Sumber Travel Kompas
Bayi gajah
Colek dong

Way Kambas juga sebagai habitat Badak Sumatera, Harimau Sumatera, dan hewan lainnya yang bisa lebih lanjut dibaca disini, Way Kambas sebagai tempat flora dan fauna. 

Saya lagi asik makan tiba-tiba babi hutan ini lewat
Menyaambut sore hari kami enjoy makan durian a.k.a duren, dan tetap ditemani babi hutan yang berkeliaran zz.  

Malamnya kami ke Bukit Randu dimana ada kota di atas bukit. Disana kita bisa lihat pemandangan seluruh kota Lampung dari ketinggian. Hawanya tidak sedingin puncak tapi viewnya keren banget! I can see the whole city of Bandar Lampung.

Restauran di Bukit Randu Hotel


Rabu, 30 Desember 2009.

Hari terakhir. Ke Bambu Kuning karena emak-emak mau belanja kain khas Lampung. Saya beli pajangan Siger mini. Lucu banget. 

Siger, mahkota pengantin Lampung. Saya beli pajangannya yang mini
Selanjutnya ke Kalianda Resort yang keren. Iyalah keren namanya juga resort, tapi kalau resort sudah pasti naturenya akan berkurang. Tapi overall memang keren sih resortnya hahaha (labil).


Selanjutnya kita ke Pantai Bagus, makan siang di saung dan menikmati kelapa muda. Uhuy.

Saw Gunung Krakatau clearly from! Cool.

Melinda R.

-

Sunday, November 01, 2009

Concert : The Ting-Tings

The Ting Tings berisikan dua personil yaitu Katie White (vocal, guitar, bass drum, bass guitar, cowbells) dan Jules De Martino (drum, lead guitar, bass guitar, vocal, piano). Duo ini terbentuk di bulan Desember 2007.


Saya suka sekali sama mereka. Lagu-lagunya asik dan enerjik. Hampir semua lagunya saya hapal (wetseh sombong) hahaha. Makanya saya bela-belain nonton konser mereka di Jakarta, yang diadakan oleh Java Soulnation.

The Ting Tings saat konser di Jakarta
My first impression when I saw The Ting Tings is, THEY'RE SO AWESOME COOL! Setiap lagu yang mereka bawakan pasti saya menikmati kecuali pas lagu Traffic Light. 

Mereka membawakan 10 lagu dengan urutan: 
1. We Walk 
2. Great DJ 
3. Fruit Machine 
4. Keep Your Hands 
5. Traffic Light 
6. Be the One 
7. We Started Nothing 
8. Shut up and Let Me Go 
9. Implacia Carpisung 
10. That's not my name 

Saya paling suka saat mereka membawakan lagu We Walk, dan Keep Your Hands. Tapi anehnyaaaa, saat lagu Keep Your Hands dinyanyin, orang-orang diam aja. Gaaah. Padahal lagunya enerjik abis. So far, saya puas karena mereka membawakan hmpir semua lagu di albumnya, sampai-sampai Implacia Carpisung yang saya yakin nggak bakal dinyanyiin, malah di nyanyiin juga. Nggak nyangka.

Dari penampilan, dress Katie serba ungu. Saya curiga doi mempromosikan salah satu provider secara tidak langsung, mengingat provider tersebut sebagai sponsornya.

Sayangnya karena kamera saya terlalu canggih, setiap foto pasti hasilnya hitam. Sudah pake blitz hasilnya pun sama. So, saya tidak punya dokumentasi pribadi dan rasanya menyedihkan.


We walk,
Melinda Rachman.


-

Monday, June 02, 2008

Main Tebak-Tebakan Sama Anak Kecil

Gila baru pertama kali gue maen tebak-tebakan sama bocah-bocah sarap.
Jayus bok.

Pelaku : gue, Ais (1 SMP), Jordan (4 SD), Openg (4 SD), Adli (3 SD).
nb: yang paling stres Jordan dan Adli

gue : wei ada yang punya tebak-tebakan ga?
Adli & Jordan : aku aku aku!
Jordan : aku duluan
Adli : aku duluan! Nih ban ban apa yang gede?
Jordan : (motong pembicaraan) nih dinosaurus apa yang galak?
Adli : woi jawab dulu tebak-tebakan aku!
gue : ngg gatau.
Jordan : bandara!
Adli : salah.
gue : yaudah apaan?!! (emosi)
Adli : banten.
gue : zzz
Jordan : tadi pagi kamu bilang jawabannya bandara?
Adli : bukan, udah aku ganti.
gue : zzzzzzzz bisa gitu jawabannya digantee?

gue : yaudah sekarang aku! dalemnya surga luarnya neraka?
openg : durian!
gue : yak betul (biar cepet selese)
Jordan : aku dong aku aku. dinosaurus apa yang galak?
Adli : elu
Jordan : bukan siii. tyranosaurus, brontosaurus, bla bla bla.. (hapal loh!)
Adli : oiya elu kan badak jawa
Jordan : grrrr (mukul kepalanya Adli)
gue : eh udah udah lanjutin! sekarang Openg.

Openg : nih ada profesor naik dipohon, dia gabisa turun soalnya ada singa, lalu dia bertanya; "bagaimana caranya aku turun"? yang udah tau diem (what the hell??)
Ais : profesor aja gatau masa lo tau
Openg : betuull !!!
Openg, Ais, Adli, Jordan : AHAHAHAHAHA
gue : zzz

Ais : kalo panjang disayang kalo udah kecil dibuang?
gue : rokok
Ais : ya betul!
Adli : AHAHAHA apaan tuh rokok?
Jordan : hah gatau? kasian deh!
Adli : diem lu badak jawa
Jordan : grr (mukul lagi), ngambek duduk di sofa.
Adli : hahaha badak jawa, ye ye ye badak jawa ngambek
Jordan : (tatapan penuh dendam) awas kamu jelek
Ais : Adli apaan sih jangan gitu ah
Adli : hehehe

gue : yaudah Jordan sini main lagi. sekarang pertanyaan dari Jordan deh
Jordan : manusia manusia apa yang paling jelek?
Adli : elu
Jordan : salah! ELO YANG PALING JELEK (mukul)
gue : wetsah! yang serius dong
Adli : apa yang paling kecil di dunia ini?
gue : upil
Adli : salah
Ais : gatau
Openg : apayaah?
gue : nyerah! (biar cepet)
Adli : nyerah? kukunya semut
Jordan : AHAHAH kukunya semut mana ada
Adli : ya di adain
gue : (ngakak) maksaaa!!!!!

gue : aku lagi dong! kenapa babi kalo jalan nunduk?
Ais : soalnya malu emaknya babi
gue : ya betul!
Ais : gampang sih itu yeeeeeee
Adli, Jordan, Ais, Openg : YEEEEEE !!! WOUU !!!
gue : (anjrit disorakin anak kecil, sambil digebukin Adli)

Adli : nih apa persamaannya mobil sama dinosaurus?
Jordan : perbedaan kaleee
Adli : oiya apa perbedaannya mobil sama dinosaurus?
gue : kalo mobil kecil, dinosaurus gede (ngasal padahal)
Adli : yak betuull!!! pinter juga
gue : anjrit.

Jordan : kenapa monyet pantatnya merah?
Openg : monyet emang begitu
Ais : takdir
Jordan : salah salah hihi ayo tebak
gue : gatau nyeraaah!!! (biar cepet)
Jordan : soalnya digigit Adli
gue, Openg, Ais : AHAHAHAHA
Adli : diem lu badak jawa
Jordan : eye pantat monyet

.......begitu seterusnya. mereka berdua sibuk berantem, dan yang lain bubar!


Melinda R.

-

Sunday, March 16, 2008

Mind Map; Story of Stuff Go Green

Pas lagi iseng-iseng nyari gambar about go green gitu, ketemu gambar ini.


Suka!


Change your mind of the mother earth,
Melinda.

-

Sunday, February 10, 2008

Ayo Hemat Air!

HANDY TIPS 
  1. Usul sama ortu untuk bikin tempat penampungan air hujan. Air tersebut bisa dipakai buat ngebersihin kamar mandi, nyuci garasi, dan lain-lain. Yang perlu di ingat, tempat penampungan ini harus tertutup rapat dan cuma dibuka saat mau dipakai, untuk mencegah berkembang biaknya nyamuk demam berdarah di dalam tangki penampungan tersebut. 
  2. Setelah mengganti air di akuarium, gunakan air bekasnya yang kaya akan nitrogen dan fosfor itu buat nyiram tanaman. 
  3. Habiskan makanan sampai bersiiiih banget. Kalo bisa malah until the last crumbs. Sisa makanan di piring mengkonsumsi lebih banyak air saat dibersihkan. Makanya, kalau mengambil sambal, kecap, dll seperlunya aja yaa.. 
  4. Daripada pakai dispenser, lebih baik pakai botol minuman untuk menampung air minum di kulkas. Penggunaan kulkas dan dispenser artinya kita dobel membuang CO2 ke udara. 
  5. Kencangkan keran sampai tidak ada air yang menetes sama sekali. Make it habit, jadi setiap ngeliat keran mengucur sia-sia, kita akan refleks menutupnya, even though itu di toilet mall. Fyi, a slowly dripping water bisa ngebuang 1667 liter air perbulan. Padahal masih ada 1,1 milyar orang di dunia yang mengalami krisis air. Masa kita malah buang-buang percuma? 

WASHING TIPS 

  1. Memakai dish washer dan mesin cuci mengkonsumsi lebih banyak air daripada mencuci manual. Tapi kalau emang harus punya, pilih yang bertuliskan Water Conservation Technology. 
  2. Selalu gunakan dish washer untuk mencuci banyak piring sekaligus. Kalau cuma sedikit sih lebih baik cuci manual aja. Begitu juga dengan mesin cuci. Tunggu cucian menumpuk dulu, baru gunakan mesin. Cara ini bisa menghemat 10 liter air per sesi cucian dan pastinya hemat listrik juga,. 
  3. Jangan mencuci apapun dengan keran yang dibuka. Lebih baik lagi, siapin 1 baskom air yang nantinya dipake untuk membilas. 
  4. Pakai sabun cuci yang efisien. Sabun macam ini ga perlu bantuan terlalu banyak air untuk membersihkan cucian kamu karena kekuatannya double action. 
  5. Waktu merebus sayuran, gunakan air hanya sampai sayuran terendam sempurna. Dengan cara ini kamu bisa hemat air, mempercepat matangnya sayuran dan itu berarti menjaga vitamin-vitamin yang terkandung dalam sayuran tersebut 
Actually masih banyak yang bisa kita lakukan untuk menghemat air. C'mon guys, be creative! Its the green era, and udah sooo outdated banget kalau kita nggka care. Bumi cuma ada satu and when theres no more water left in the world, gimana dengan kelangsungan hidup kita iya nggak?


Save the last water,
Melinda R.

-

Friday, February 01, 2008

Concert: My Chemical Romance

My Chemical Romance terbentuk di New Jersey di tahun 2001 dengan aliran yang bisa dibilang emo-rock, namun mereka menolak dibilang aliran emo. Kebanyakan lagu mereka keras, cepat, dan agresif. Personilnya adalah Gerard Way (vocalist), Ray Toro (guitarist), Frank Lero (guitarist), dan Mikey Way (bassist).

Gerard Way di video Helena

Sebenarnya saya nggak suka-suka amat sama band ini, tapi basis mereka si Mikey Way menyetrum hati saya (halah). Maka maulah saya diajak menonton konser mereka di Plenary Hall, Jakarta Convention Center, Senayan. Di promotori oleh JAVA Musikindo.

Bermula dari billboard yang akhirnya saya dipaksa Rachel ikutan nonton 

Kamis 31 Januari 2008 akhirnya nonton juga. Nontonnya bareng sahabat saya dari SD, Rachel Vannesya dan Arthavia Rizky, dan satu lagi gurunya Rachel, pak Wahid.


So far seru walaupun Riris harus digotong ke ruang medis karena kejepit penonton. Lumayan horor juga sih dan ini merupakan pengalaman saya nonton konser terusuh. Riris ke ruang medis, saya pun ikutan ke ruang medis. Makan roti dan minum teh sambil selojoran asik, walaupun Riris agak kurang asem juga dikasih roti malah request nasi.

Balik-balik, saya sama Riris kembali masuk tapi cukup nonton di spot belakang saja. Mungkin trauma hahaha. Mikeynya pun tetap kelihatan dari tempat saya berdiri. Tau gitu nonton di belakang saja dari awal karena toh sebenarnya nggak sesak, cuma penontonnya aja yang rusuh kedepan semua.

Lagu yang dibawakan adalah:
1. Welcome To The Black Parade
2. Teenagers
3. Helena
4. I Don't Love You
5. Cancer (perform Gerard keren abes!)
6. Lupa.

Saya pun bertemu banyak teman-teman lain yang kebetulan mereka juga nonton konser ini. Ada Rino teman SD, Irene si tetangga, dan Murham si teman SD & SMP. Orang yang paling baik disini adalah pak Wahid karena sudah bayarin taksi pulang pergi, talangin tiket, dan traktir makan nasi goreng hahaha.


Melinda.

-